Djokovic Sang Juara Tenis Qatar Open 2016

 

Djokovic Sang Juara Tenis Qatar Open 2016 – Petenis asal Serbia, Novak Djokovic berhasil meraih gelar juara pada musim ini setelah mengalahkan petenis asal Spanyol, Rafael Nadalpada partai final Qatar terbuka 2016 yang berlangsung di Doha Minggu (10/1/2016) WIB.

Cerita di Balik Keseruan Kemenangan Djokovic Sang Juara Tenis Qatar Open 2016

Walaupun harus menelan pil pahit namun Nadal tampak dapak dapat menerima kekalahan untuk sekian kalinya oleh Djokovoc ini, petenis peringkat lima di dunia ini pun tidak ragu untuk mengakui kehebatan Djokovic yang mampu mengalahkannya di dua set langsung yaitu 1-6, 2-6. Seperti yang dilansir oleh  Marca, Senin (11/1/2016) diakui Nadal bahwa pada beberapa hal petenis berusia 29 tahun ini dapat lakukan dengan lebih baik namun ternyata terasa sangat sulit untuk dapat mengalahkan Djokovic dengan penampilannya yang dianggapnya sedang berada dalam kondisi on fire. Lebih lanjut Rafael Nadal juga mengaku bahwa dia terlalu fokus untuk dapat bermain sempurna dengan tidak membuat kesalahan satu pun, hal ini ternyata justru membuatnya tidak mampu mengimbangi gaya permainan yang dipertunjukan Djokovic. Sikap sportivitas ditunjukan Rafael Nadal, diakhir wawancara tidak lupa Rafael Nadal juga mengungkapkan kekagumannya akan permainanan Novak Djokovic yang dinilainya memberikan permaianan top performa dengan memberinya tepuk tangan dan ucapan selamat akan kemenangannya tersebut.

Djokovic Sang Juara Tenis Qatar Open 2016

Selepas pertandingan, sang juara Tenis Qatar Open 2016, Novak Djokovic juga mengungkapkan rasa puas dengan performanya, pada laga yang hanya berlangsung 73 menit itu Djokovic tampil dengan percaya diri untuk menghadapi sang rival Rafael Nadal. Dia menunjukan gaya permainan tenis yang indah dan sempurna dari sejak awal, dengan mengendalikan setiap pukulan seperti yang diinginkannya walaupun Djokovic sempat mengalami kesulitan ketika harus mengamankan servis pertamanya, secara garis besar Djokovic dapat menguasai pertandingan dengan baik. Dan kemenangan dua set langsung ini membuat ayah satu orang anak ini terlihat semakin senang.

Rekor Kemenangan Djokovic atas Nadal

Kehebatan Djokovic dalam kecepatan maupun kekuatan groundstroke pada permaianan tenis sudah tidak diragukan lagi, tercatat pria berusia 28 tahun ini berhasil meraih gelas juara Grand Slam sebanyak 14 kali, dimana 9 kemenangan dari 10 pertemuannya dengan Nadal 5 di antaranya dua set langsung. Setelah kemenangan ini Djokovic kembali mencatat rekor keunggulannyannya dalam pertandingan yang mempertemukannya dengan Nadal. Djokovic diketahui lebih unggul atas Nadal dengan memimpin perolehan poin 24-23, itu berarti Nadal tercatat sudah mengalami kekalahan sebanyak 24 kali atas petenis nomor satu di dunia tersebut setelah keduanya dipertemukan pada 47 turnamen.

Berikut ini adalah beberapa turnamen yang mempertemukan antara Novak Djokovic dengan pemain yang berusia satu tahun lebih tua dari padanya Rafael Nadal.

  • 2006 : Laga yang berlangsung selama 114 menit ini merupakan pertemuan pertama mereka dan hanya terjadi sekali di tahun tersebut, tepatnya di perempatfinal pada
  • 2007 : Pada tahun tersebut setidaknya keduanya berhadapan sebanyak 7 kali, dimana 5 diantaranya dimenangkan oleh Nadal.
  • 2008 : Pada tahun ini Novak Djokovic dan Rafael Nadal berhadapan sebanyak enam kali.
  • 2009 : Pada tahun ini keduanya bertemu sebanyak tujuh kali dimana empat diantaranya di memenangkan oleh Nadal dan pada tiga pertemuan terakhir dimenangkan oleh Novak Djokovic

Selain berhasil mempertahankan rekor kemenangannya atas Rafael Nadal, petenis tunggal putra no satu di dunia itu juga pernah mencetak rekor sebagai petenis pertama yang dapat memenangkan berbagai pertandingan grand slam Australia Open sebanyak lima kali pada era tenis profesional. Raihan prestasi ini di peroleh Novak Djokovic setelah mengalahkan Andy Murray di partai final yang diselenggarakan di Rod Laver Arena, Melbourne.

Walaupun berhasil mempertahankan rekornya yang selalu lolos ke final pada setiap turnamen yang diikutinya,  namun kemenangan di partai final Qatar terbuka 2016adalah yang pertama setelah pada musim lalu Djokovic harus puas hanya bisa menembus di babak perempat final Qatar Terbuka, setelah kalah dari petenis Ivo Karlovic.

Pada saat ini Djokovic tengah melakukan persiapan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya pada partai Australia Terbuka yang akan dilaksanakan Melbourne yang dimulai 18 Januari mendatang. Diakui Djokovic bahwa kemenangannya di partai final Qatar terbuka 2016 turut memberinya rasa percaya diri untuk dapat mempertahankan gelar juaranya setelah permainan tenis yang akan mempertemukan Nadal vs Djakovic.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *