Kurnia Meiga Hengkang dari Arema Cronus

Kurnia Meiga Hengkang dari Arema Cronus

Arema Cronus akan kehilangan salah satu penjaga gawang terbaik mereka yakni Kurnia Meiga. Kurnia Meiga memutuskan untuk hengkang dan bergabung dengan klub asal Jepang.

Kurnia Meiga Hijrah ke Gamba Osaka

Kurnia Meiga memutuskan untuk bergabung bersama klub asal Jepang yakni Gamba Osaka. Sementara ini, ia harus menjalani masa trial atau percobaan selama 3 minggu bersama Gamba Osaka. Kabar tersebut dibenarkan oleh manajemen Arema Cronus. Walaupun hanya melakukan trial saja, tidak menutup kemungkinan ia akan benar-benar memutuskan untuk bermain di Negeri Sakura tersebut. Apalagi kompetisi sepakbola di Indonesia sedang terhenti dan tidak jelas kapan akan dimulai kembali.

Arema Cronus harus segera mencari pengganti Kurnia Meiga untuk menjaga gawang mereka. Sepertinya Arema Cronus perlu untuk melakukan perombakan tim mereka sebagai akibat kegagalan mereka di turnamen Piala Jendral Sudirman. Mereka hanya mampu sampai di babak semifinal saja. Hal ini juga terjadi pada turnamen sebelumnya yaitu Piala Presiden.

Pelatih Arema, Joko Susilo sendiri sudah lebih dulu ke Jepang untuk belajar ilmu kepelatihan di salah satu klub Jepang yaitu Consadole. Arema kemudian akan mengadakan jumpa pers terkait dengan pemain yang hengkang dan pemain baru yang akan didatangkan. Saat ini Arema tengah dilatih oleh Milomir Seslija yang sementara menggantikan Joko Susilo.

Calon Pengganti Kurnia Meiga

Arema memiliki beberapa pilihan untuk menjadi pengganti Kurnia Meiga di bawah mistar gawang. Beberapa nama suksesor tersebut yaitu Kadek Wardhana, Ahmad Kurniawan, Utam Rusdiana, Aditya Harlan, Teguh Amiruddin, Yoewanto Setya Beni.

Kadek Wardhana dan Ahmad Kurniawan adalah kiper senior di Arema. Kadek Wardhana sudah cukup sering menjadi penjada gawang ketika Kurnia Meiga absen, seperti pada perhelatan turnamen Piala Presiden yang lalu. Sedangkan 4 nama lainnya adalah kiper muda masa depan Arema Cronus.

Kadek Wardhana bisa dikatakan matang dalam pengalaman serta memiliki banyak jam terbang, mengingat usianya yang sudah 34 tahun. Kadek Wardhana sendiri sudah bersama Arema Cronus sejak tahun 2012. Kadek Wardhana sebelumnya pernah bermain di beberapa klub seperti Persikab Bandung, Persegi Gianyar dan Pelita Jaya.

Teguh Amiruddin merupakan kiper muda yang menunjukkan kemampuannya pada Indonesia Super League tahun 2014 lalu. Ia tampil selama 1756 menit, dalam 20 pertandingan saat ia membela Perseru Serui di ISL 2014. Tetapi kemudian ia memutuskan untuk menjadi tentara karena vakumnya persepakbolaan Indonesia.

Kedekatannya dengan pelatih Arema saat ini, Milomir Seslija bisa menjadi alasan kuat jika Teguh Amiruddin memutuskan untuk kembali menjadi penjaga gawang. Milomir Seslija bisa saja membujuk Teguh Amiruddin untuk bermain bersama Arema Cronus.

Utam Rusdiana merupakan kiper jebolan tim U-21 Arema Cronus. Kiper asli Sidoarjo ini masih minim pengalaman serta jam terbang di level senior. Semenjak ISL 2014, Utam Rusdiana sudah terdaftar menjadi kiper keempat Arema Cronus. Bahkan pelatih sudah mengatakan bahwa Utam akan diproyeksikan menjadi kiper masa depan Arema Cronus.

Kiper suksesor Kurnia Meiga selanjutnya yaitu Aditya Harlan. Ia merupakan pemain andalan tim asal Kalimantan yakni Barito Putra. Tetapi kontraknya berakhir seiring dengan berakhirnya kompetisi. Aditya Harlan sebelumnya pernah membela Persibo Bojonegoro dan Tangerang Wolves. Kiper asal Jakarta ini dianggap ideal untuk menggantikan Kurnia Meiga karena memiliki kemampuan yang mumpuni dalam menjaga gawang dari kebobolan.

Kiper selanjutnya yang bisa menjadi suksesor Kurnia Meiga yaitu Yoewanto Setya Beni. Yoewanto sebelumnya pernah bermain di Arema pada musim 2011-2012. Yoewanto yang berasal dari Malang ini juga pernah membela Perseru Serui. Pemain ini merupakan salah satu kiper timnas U-19 dan pernah bermain di SAD Uruguay.

Yoewanto saat ini tengah mulai berlatih dengan Arema dibawah kepelatihan Milomir Seslija. Tetapi Yoewanto hanya sebatas ikut berlatih saja, karena Milomir belum menariknya menjadi kiper pilihan utama. Sebelum ini, Yoewanto pernah bermain bersama Martapura FC saat turnamen Piala Presiden yang lalu.

Arema diharuskan segera mencari pengganti Kurnia Meiga dan membenahi timnya agar mampu merebut gelar setelah kegagalan mereka di QnB League, Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *