Minimnya Performa Man United Tanpa Fergie

Minimnya Performa Man United Tanpa Fergie

Minimnya Performa Man United Tanpa Fergie berada periode terendah mereka selama sepuluh tahun terakhir. Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson yang pensiun, Setan Merah pun mulai nihil gelar. Performa tim tak lagi mampu menjawab ekspektasi klub dan penggemar. Hingga akhir Januari ini, Manchester United tertahan di peringkat 5 klasemen sementara dengan hanya mengemas 37 poin dari 23 laga, terendah sejak 1995-1996.

Setan Merah mencatatkan rasio gol per-laga paling buruk dalam sejarah keikutsertaan mereka di Premier League. Dari delapan laga Premier League musim ini, punggawa Setan Merah sama sekali tidak mencetak gol. Hal itu sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang dinikmati klub dan suporter ketika United mencatatkan rata-rata 2,25 gol per-laga pada musim 1999-2000. Bahkan, dalam 138 tahun sejarah emas klub, United hanya delapan musim mencetak gol lebih sedikit setelah 23 laga.

Louis van Gaal telah menunjukkan rasa frustasi yang ekspresif sejak babak pertama United kontra Southampton (24/1), ditambah lagi gol telat yang membuat tim tamu pulang dengan raihan 3 angka. Statistik pribadi van Gaal tidak jauh lebih baik di United. Louis van Gaal merupakan pelatih yang memiliki presentase kemenangan terburuk dari setiap manajer United di era Premier League yakni hanya sebesar 49,2%. Itu berarti David Moyes masih jauh lebih baik.

“Para fans ingin melihat Manchester United menang dan kami tidak memberikannya untuk mereka. Harapan yang sangat tinggi dan tekanan terhadap para pemain juga tinggi karena itu”, keluh Van Gaal pasca laga kontra Southampton. Tekanan akan terus meningkat sampai van Gaal dan para pemain sanggup mengatasi statistik yang kelewat mengkhawatirkan. Sebagai buntutnya, manajemen dan pelatih kehilangan konsentrasi dan kepercayaan diri untuk terlibat aktif dalam bursa transfer Januari ini dalam rangka mengisi sektor yang dibutuhkan.

Deret Pemain Incaran United

Salah satu rumor yang kencang berhembus di Old Trafford sebelum United dipermalukan Southampton (24/1) ialah rencana klub untuk mendatangkan James Rodriguez dari Real Madrid. United bahkan disebut-sebut telah membicarakan kesepakatan awal dengan Real Madrid. Dikatakan bahwa klub ibu kota Spanyol menawarkan Rodriguez ke United dengan nilai transfer sebesar 63 juta Euro, nilai yang sama saat Madrid mendatangkannya dari Monaco pada Juli 2014.

Rumor lain yang tak kalah kencangnya yakni rencana mendatangkan Gareth Bale dan Neymar yang memang belum tampak jelas di permukaan. Rencana transfer Gareth Bale menyisakan kekhawatiran tersendiri, karena dikabarkan posisi de Gea akan menjadi pertaruhan jika transfer bakal terjadi. Ini sangat kontradiktif melihat performa United yang bisa dikatakan sangat terbantu oleh posisi de Gea. Sementara, rencana mendatangkan Neymar sepertinya tak membuahkan hasil mengingat Barcelona terang-terangan menolak kepindahan bintang Brazil itu.

Setan Merah juga dikabarkan tertarik mendatangkan pemain belia Benfica, Renato Sanches (18 tahun), dalam klausul kontrak senilai 60 juta Euro. Pejabat United sedang berusaha menegosiasikan nilai kontrak yang lebih rendah dan menyiapkan kesepakatan untuk kembali meminjamkan pemain tersebut selama sisa musim ini.

Kabar terbaru pada Minggu (24/1), pencari bakat United terlihat berada di stadion saat laga FC Porto kontra Maritimo. Dilaporkan bahwa manajemen tertarik dengan pemain tim nasional Belanda, Martins Indi dan gelandang muda Ruben Neves. Indi dinilai layak mengisi lini belakang United yang rapuh, sementara Neves dianggap sebagai bintang potensial Portugal yang dapat bersinar di Old Trafford. Neves telah membantu timnya menang di laga debut musim ini. United pun dikabarkan menyodor klausul kontrak senilai 29 juta Euro untuk Neves.

Ketidakpastian Akut Di Old Trafford

Rencana mendatangkan beberapa nama besar ke Old Trafford menemukan kendala ketika performa United merunut statistik, jeblok. Berhembus kabar yang mengklaim bahwa Old Trafford sedang diliputi ketidakpastian pada level yang amat parah. United mengalami ketidakpastian akut sehingga tidak pede terlibat di bursa transfer. Saat ini manajemen belum membicarakan status terkini Louis van Gaal dan bahkan belum mengadakan rapat untuk membicarakan posisinya. Kecuali bahwa jajaran manajemen telah mengadakan rapat dengan perwakilan pemain senior kala van Gaal kembali ke Belanda menghadiri ulang tahun putrinya.

Beberapa rencana United untuk mendatangkan nama-nama besar diakui terkendala dalam situasi serba tidak pasti tepat pada saat klub merasa digoyang oleh rentetan hasil buruk. Namun sepertinya manajemen memikirkan situasi klub jangka panjang. Beberapa tawaran transfer pemain besar masih intensif dilakukan salah satunya rencana besar mendatangkan Bale di musim panas 2016. United akan memanfaatkan kedekatannya dengan manajemen Madrid untuk meloloskan tawaran mereka. Opsi lain ialah upaya intensif mendatangkan Neymar pada musim jika transfer Bale gagal.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *